Hutan Mangrove di Taman Wisata Alam Muara Angke, Kapuk – Jakarta

Ternyata Jakarta yang terkenal dengan panas-terik-gersang-dan-berdebu itu cuma fiksi belaka. Udah nggak jaman mengolok-olok Jakarta, sekarang justru saatnya kita mulai mengangkat kelebihan-kelebihan Jakarta seperti hutang mangrove di Taman Wisata Alam Muara Angke ini contohnya. Ayooo piknik di hutan!

Buat yang tinggal di selatan Jakarta, daerah Kapuk memang terkesan jauh banget di ujung pulau. Thanks to jalan tol jorr baru, sekarang ke kawasan Pantai Indah Kapuk nggak sampe 1 jam!

How to go to Taman Wisata Alam Muara Angke:
- Naik tol JORR baru ke arah bandara Soekarno-Hatta, exit di Pantai Indah Kapuk.
- Begitu exit, kamu pasti langsung menemukan Tzu Chi Elementary School (bangunan megah seperti temple, warnanya abu-abu).
- Di bunderan depan Tzu Chi Elementary School ini akan ada signage ke Taman Wisata Alam. Langsung ikutin aja jalurnya.

Tiket masuk:
Rp 25.000 per orang
Rp 10.000 per mobil

Hal pertama yang paling bikin “waaaahh kereeeenn” itu adalah pas ngelihat perkemahannya. Ternyata taman wisata ini nyediain kemah-kemah dari kayu (Rp 300.000 per camp) yang lengkap sama tempat api unggun-nya. Seru deh kalo bikin party disini. Iyaaa partyyyy :D

Anyway, waktu paling pas untuk berkunjung adalah sore hari menjelang sunset, jadi nggak terlalu terik. Buat yang berniat datang siang hari, jangan lupa bawa sunglasses dan topi. Pengalaman pribadi: pusing keliyengan naik perahu dayung siang-siang tanpa tutupan kepala.

Di taman wisata ini juga terdapat wisata air, yaitu jalan-jalan pakai perahu. Ada banyak pilihan sebenernya, ada perahu dayung (Rp 100.000 per 40 menit), kano / kayak, dan perahu yang pake mesin. Untuk perahu dayung ini sepertinya maksimal 3 orang. Dan, mesti mendayung sendiri! Siapin otot!!

Mohon maaf nggak ada tips and trick buat mendayung yang cepat, cuma mau kasih saran aja: Don’t expect it would be easy! Haha :D Pokoknya setelah naik perahu ini, I have new respect for Pi (Life of Pi) and for my boyfriend who basically did all the “mendayung” session dan cukup sabar saat pacarnya panik + putus asa. Hihii :P

Tunggu apa lagi? Siapin waktu buat berkunjung ke taman mangrove ini sebelum taman ini jadi mainstream dan penuh sesak! Oya, satu hal yang perlu diperhatikan… nggak boleh bawa kamera DSLR. Kalo mau bawa, kamu mesti bayar Rp 1 juta. Owaw!

 

Credits
Photo by Bintang Mahacakrie & Adirama Gemmy

 

 

3

1 Comment

Leave a Reply


five × 7 =